Have no idea for the tittle :D

Maret 22, 2010 at 5:09 am (Gelapku)

Akhir-akhir ni, semua terasa begitu cepat dan tak terkontrol. Semua terasa buram, terasa aneh.

Akhir-akhir ni pula aku sering curhat, gag seperti biasanya :D

Entah cuman perasaanku ajach ato apalah aku juga gag tau, tapi rasanya tubuh ini sudah semakin rapuh, semakin gag kuat lagi menahan dan mengimbangi segala aktifitas. Mulai sakit-sakitan, gag seperti dulu yang tahan banting disegala area. Padahal umur juga masih jauh dari seperempat abad :D

Apakah ini emang pertanda klo waktuku udah gag lama lagi. Tapi selama jantung masih bisa berdetak dan selama masih ada musik didunia ini, aku ga akan menyerah begitu saja pada keadaan. Karena masih banyak tujuanku yg belom tercapai. Walau cmn berbekal tubuh yang kini sering sakit-sakitan dan musik dihati yg selalu terus memberi semangat dalam menjalani hidup dan untuk mencapai semua tujuan.

Buat semua orang-orang yang ada didekatku, yang selalu memberi support, baik aku dalam keadaan jaya maupun dalam kondisi lemah tak berdaya, yang sampai sekarang masih tetap setia menemaniku, walau tak selalu bersentuhan badan, aku ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, tanpa kalian aku ga akan sekuat ini.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

…kriiik…kriiik…kriiik…

Desember 24, 2009 at 7:17 am (Gelapku)

…pada suatu masa, dimana semua terasa sangat samar, bahkan sinar mataharipun tak mampu menerangkan segala sesuatu yang kini memburam, dimana semua gejala-gejala akan apa yang selama ini aku takutkan mulai nampak dan menjatuhkanku lebih dalam dari jurang yang pernah ada, tulisan tanpa makna, kekosongan dalam setiap kata, memaksa untuk ditulis walau susah untuk dicerna, bagai batu yang direbus sekian lamanya namun tetap saja keras dan tak mungkin bisa digunakan untuk menggantikan nasi yang selama ini dimakan, debu-debu tetap beterbangan, angin panaspun masih tetap berkeliaran, kehampaan menabur sepi tak berujung, keeceriaan semu terus berakting seolah hidup tiada duka, tanpa cela yang mulai mengeropos, tertendang rasa iri akan kehidupan, mengoyak tubuh rapuh penuh hina dan dosa, tak mampu lagi bertindak, walau jiwa berontak, terperosok lebih jauh dalam indahnya rayuan pulau kelapa, tanpa tanding meski bersuara nyaris tak berbenging…

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

hollysheethullabaloo

Oktober 17, 2008 at 2:41 pm (1)

Tiba-tiba saja sebuah badai muncul dari sisi selatan Sananabeach. Awalnya semua baik-bai saja, namun keadaan berubah 180 derajat tanpa adanya pemberitahuan dari Badan Meteorologi dan Geofisika mengenai hal tersebut sehingga mengakibatkan warga-warga yang berada di dalam lingkungan Sananabeach menjadi kaget, gugup serta bingung ga tau apa yang harus mereka lakukan. Sebenarnya warga Sananabeach sudah terbiasa dengan keadaan yang terus-menerus diselimuti badai, namun kali ini badai yang menghantam wilayah tersebut sangatlah menggemparkan warga. Saking dahsyatnya sampe meremukkan semua sendi-sendi pergerakan wilayah tersebut hingga mengakibatkan kelumpuhan total diwilayah tersebut. Menurut kepala suku Sananabeach, sebenarnya wilayah ini memang merupakan wilayah yang labil dan sangat berpotensi terhadap gangguan dari dalam dan dari luar, namun warga disini semua mencoba untuk tetap tabah menjalani hidup mereka di tanah kelahiran mereka, sebenarnya mereka sangat menginginkan bisa hidup seperti warga-warga di wilayah lain yang bisa hidup tenang tanpa perlu khawatir akan datangnya badai di wilayah mereka, namun nasib memang berkata demikian dan warga Sananabeach hanya bisa berusaha supaya hidup merekalebih baik lagi tanpa perlu khawatir badai apalagi yang akan menerpa wilayah mereka. Namun, mereka juga manusia yang punya kelemahan, terkadang mereka kuat, namun di lain waktu mereka sangat putus asa akan keadaan yang menimpa mereka. Mungkin hanya itu yang bisa saya laporkan mengenai kejadian yang dikutip dari lubuk hati penulis yang paling dalam mengenai apa yang terjadi pada dirinya serta dari sebuah peristiwa yang barusan terjadi sehinga mengakibatkan penulis berhasrat buat menuangkan semuanya melalui tulisan. Karena untuk sementara hanya ini yang bisa penulis lakukan, yang katanya banyak teman namun tak satupun bisa menghapuskan laraduka yang terjadi pada dirinya, karena dia memang takut merepotkan teman-temanya. Dia hanya ingin masalah ini dia yang merasakan, yang lain jangan pernah sampai merasakan yang penulis rasakan karena rasanya memang bener-bener ga karuan. Sebenarnya penulis masih pengen panjang lebar menuangkan segala isi hati dan pikiran yang mungkin hanya tersisa sedikit ruang buat bisa melihat dengan jernih apa yang akan dilakukan sehingga tulisan dari si penulis benar-benar makin semrawut kemana-mana.  Cukup sekian dan terima kasih.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

New but old

September 17, 2008 at 6:22 pm (Gelapku)

Tepat dipertengahan bulan puasa kali ini, umurku bertambah

Tanpa pekerjaan, tanpa penghasilan, tanpa sesuatu yg membuatku berpikir akan masa depan

Tersesat dimalam 1000 bulan

Tercabik diantara kerumunan doa dan harapan

Hidup penuh tanya yang membisu dalam terangnya alam sekitar

Terjaga dimalam yg penuh dengan kehampaan

Setitik asa datang lalu menghilang

Semua begitu buram dalam penglihatan yang tak pernah berhenti menerawang

Begitu mudah dilewati, namun berat untuk diresapi

Bisikan datang menyesatkan diri

Mengombang-ambing duniaku yang sudah tak berbentuk dilautan tak bertepi

Merangkak diantara hamparan ranjau yang siap mengobrak-abrik tubuh ini

Semua hilang….semua lenyap……

Kini hanya tersisa seonggok tubuh tak bermakna

Tak lagi perlu memikirkan indahnya dunia fana

Kembali kemasa dimana semua gelap tanpa cahaya

Walaupun listrik sudah dijumpai dimana-mana

Ach, sudahlah…..

Capek aku mikirin semuanya….

Pagi terus saja berlalu dengan cepatnya…

Kini mendekati waktu sahur untuk wilayah benowo dan sekitarnya…

Cukup sekian kiranya, curhat aye dipagi buta….

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Apakah

Mei 23, 2008 at 6:41 am (terangku)

Hari ini hari jum’at, seperti biasa, bangun pagi aku langsung mandi, setelah itu ganti pakaian sambil mendengarkan berita pagi yang ada di TV, ya, itu jadi salah satu hobi baruku dipagi hari akhir-akhir ini. Seperti biasa, naiknya BBM menjadi topik yang marak ditayangkan di TV, setelah selesai ganti pakaian, aku langsung duduk didepan TV untuk menyimak berita-berita yang sedang ditayangkan. Sebenarnya sech ga ada berita yang spesial, seperti biasa, pembunuhan, konflik sosial, demo sudah menjadi topik yang tiap hari ada didalam berita, namun saat melihat demo yang dilakukan mahasiswa klo gag salah didaerah Sulawesi namun saya lupa tepatnya dimana ntu langsung menyita perhatian saya waktu itu, demo menuntut KEJATI menindak tegas korupsi yang sedang merajalela didaerah itu semula berlangsung damai yang hanya berorasi didepan kantor KEJATI didaerah itu berubah menjadi rusuh akibat ulah karyawan KEJATI yang mengusir mahasiswa dengan melempari batu, tidak terima dengan perlakuan kasar itu, mahasiswa yang berdemo itupun langsung membalasnya dengan melemparkan batu ke karyawan KEJATI itu, kericuhan itu berlangsung cukup lama hingga membuat Polisi terpaksa menembakkan peluru peringatan agar situasi dapat dikendalikan. Tindakan itupun akhirnya bisa meredam kericuhan yang terjadi, namun yang sangat disayangkan, para karyawan KEJATI berusaha menghancurkan bahkan berniat membakar sebuah motor mahasiswa yang kebetulan tertinggal di lokasi kejadian, namun berhasil dicegah oleh aparat kepolisian.

Dari berita itu, saya sangat kecewe dengan sifat karyawan KEJATI itu, mengapa mereka bersikap kasar kepada mahasiswa yang berdemo dengan damai, mengapa hal itu harus terjadi, bukankah tidak seharusnya mereka berbuat demikian. Seharusnya mereka bisa memberi contoh yang baik dengan mengajak para mahasiswa berunding membahas  permasalahan yang sedang terjadi. Bukankah seharusnya mereka menyambut positif usulan mereka yang menuntut agar korupsi diberantas dan mengadili pelaku-pelaku korupsi. Kenapa mereka malah diusir dengan cara yang kasar yaitu dilempari dengan batu. Apakah saya salah lihat berita……Apakah saya salah tulis blog ini…….Apakah ada yang salah dengan saya dengan menuliskan ini……Apakah sebenarnya yang salah kali ini……..Apakah memang benar-benar ada yang salah…….Apakah ada yang bisa menjelaskan semua ini…….Apakah ada……

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Ternyata…..

Mei 21, 2008 at 5:47 am (Cacian Tidur)

Kemaren, Indonesia memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, banyak acara untuk memperingatinya diadakan dimana-mana diseluruh pelosok nusantara. Banyak debat terbuka digelar di stasiun-stasiun TV, beragam topik diutarakan untuk membahas apa saja yang telah kita perbuat untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita para pahlawan, terutama pencetus dan pendiri organisasi Budi Utomo. Sempat saya liat beberapa debat terbuka dan bincang-bincang yang ada ditelevisi, salah satunya yang ditayangkan oleh TVRI pada senin malam, tapi saya lupa tepatnya pukul berapa, pada senin malam itu TVRI membuat suatu acara yang isinya tidak hanya bincang-bincang membahas perkembangan negara kita, tapi juga ada acara musik, pembacaan puisi, serta orasi budaya yang masing-masing saya lupa nama-nama penyampainya, yang saya ingat adalah isi dari debat, puisi serta orasi budaya yang sungguh-sungguh sangat menyentuh hati. Menurut saya, pesan dari debat, puisi serta orasi budaya dalam acara itu sangat mengena, tapi apakah hanya cukup dengan semuat itu Indonesia bisa lebih bangkit dari keterpurukan yang terjadi saat ini, apakah hanya dengan itu Indonesia bisa mengatasi semua masalah yang sedang melanda seperti sekarang ini, apakah rakyat dan pemerintah Indonesia bisa sadar dan saling bahu-membahu membenahi negara yang bobrok ini, mampukah mereka…….

Terlepas dari semua itu, menurut apa yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, masih banyak kecurangan-kecurangan yang terjadi di negeri ini, mulai dari yang terkecil hingga yang berskala nasional. Sampai saat ini, masalah itu belum pernah terpecahkan, entah kenapakah, yang pasti kita semua harus bisa dan berani merubahnya. Memang sudah banyak yang berani dan mau merubah kebiasaan itu, tapi baru sedikit yang benar-benar melakukannya dengan hati yang tulus. Semoga dari segelintir orang itu, kita bisa mulai menata kembali moral bangsa kita yang bobrok, agar bangsa kita bisa menjadi bangsa yang makmur, aman, tentram, gema ripah loh jinawi…..

Semoga sedikit curahan hati dari hamba yang tak berarti ini dapat menggugah semangat kita untuk dapat bersama-sama membenahi bangsa kita tercinta ini. Mohon ma’af bila banyak kata-kata dari saya yang kurang berkenan dihati anda sekalian. Sekian dan terima kasih.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Jatuh

Mei 17, 2008 at 12:41 pm (Gelapku)

Setelah menemukan sedikit jalan terang dalam hidup, dan masih berusaha menapak jalan yg mungkin bisa menuntunku kepada terang, ternyata ditengah jalan badai kembali menghadang…..pandangan didepan mata semua kembali terasa buram…..akupun mulai kehilangan arah…..langkah mulai goyah……hingga lemah tak berdaya…..yang akhirnya membuatku terperosok….kembali terjatuh seperti dulu….

Hitam kelam terasa kembali mencekam…..hidupku kembali bergulat dengan kehampaan tak terpatahkan…..seberkas cahaya yg sangat kuimpikan, kembali meredup tergantikan oleh malam tak berbintang …..setitik asa selalu kugenggam….berharap titik terang kembali lahir dihadapanku yang kian lama semakin hilang arah tujuan….

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

April 27, 2008 at 1:47 pm (1)

Semua serba tambah gag karuan…..pikiran semrawut ampe badan tak berbentuk……masalah demi masalah datang tiada henti….menerpa jiwa namun masih kucoba untuk tetap bisa berdiri…..dengan sisa – sisa hati yang telah tercecer tanpa tau kemana pergi….

Pengen rasanya bisa menikmati sisa hidupku ini dengan perasaan yang tenang, tapi kenapa kok sulit banget….entah kenapakah kok bisa begitu….

Hari ini, pikiranku  bener – bener kalut……bingung…..semua terasa beradh di kepalaku…..gada tempat buat meluapkan isi hati…selain disini…..satu – satunya teman yang menjadi pelarianku kalo udah gag kuat dengan masalah yang menerpa…….soalnya kau gag pengen terlihat lemah didepan orang – orang yang aku kenal…….supaya mereka tidak menganggap remeh dan tidak mengasihaniku…..

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

huh…..–’

April 24, 2008 at 5:34 am (Gelapku)

Sabila – Langit ke 7

Kiniku berandai-andai
Memiliki seorang kekasih
Tapi itu tak semudah
Memejamkan kedua mataku ini

Bayangan Wajah dirimu
Slalu menghantui diriku yang sendiri
Mencari cinta seperti mencari jalan ke langit ke 7

Reff:
Cinta kutunggu di ujung waktuku
Di dalam kesepian hidupku kini
Bisakah dirimu membuka pintu hati
Meski hanya sedikit yang kau tunjukkan
Mencari cinta seperti mencari jalan ke langit ke 7

Sebuah lagu yang akhir- akhir ini sering banget ane dengerin, selain musiknya asyik, liriknya ntu lho….dalem banget…..sampe miris ane dengernye…….soale tuch lirik ane banget…..hehehehhehe….

Seperti yang tercantum dalam lirik lagu itu, sampe sekarang ane masih menunggu cinta yg sebenar-benarnya hadir untuk ane……karena selama ini, ane blom pnah merasakan yang namanya cinta sejati……..susyeh banget……padahal waktu ane semakin lama semakin sempit……akankah ane bisa sempet merasakan yang namanya cinta sejati walopun cuman sedetik aja…..ato mungkin emang nasib ane yang gag bakaln dapet ngerasain cinta sejati…..

Mungkin hanya Tuhan yang tau, tapi ane akan terus berusaha hingga akhir waktu ane……biar ane dapat merasakan makna hidup ane yang singkat ini….

Kalo semakin diterusin, tulisan ane semakin gag jelas……mending ane udahin ajach…..soale lagi depresi abizz…..hehehehheeh…..

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Pesan singkat yg amat panjang

Desember 26, 2007 at 5:47 am (1)

berawal dari tanggal 25 desember 2007 jam 7.59 pm waktu hp saya…saat hpku berbunyi…sebuah pesan masuk…langsung saja kubuka…pertama kulihat pengirimnya aku langsung terkejut…tanpa pikir panjang lansung saja kubuka isi pesannya…jantungku langsung bergejolak ketika melihat isi dari pesan itu…tubuhku gemetar…tanganku lemas hingga hpku terjatuh diatas kasur yg saat itu aku kebetulan berada diatas kasur…sambil nonton tv yg kebetulan nayangin film Charlie & The Cocholate Factory aku mengumpulkan kembali sisa-sisa tenaga dalam tubuh untuk bisa membalas pesan itu…setelah cukup tenaga terkumpul, langsung saja kubalas pesan itu…tak lama kemudian pesanku dibalas…dan kubalas lagi…setelah itu, segenap ahti dan pikiranku menjadi kacau balu…pengen keluar nyari warnet buat posting supaya bisa ngilangin semua itu, tapi hujan ga reda-reda…bingung nyari kegiatan…mana temenku lagi kena DBD…aku kabarin semuanya tapi gada yg ngajakin aku buat njenguk dia…sampe sekarang tanggal 26 desember 2007 jam 12.10 pm waktu hpku, aku blom tidur sama sekali…sejak tadi malam aku hanya bisa berkedip tanpa bisa tertidur menutup mata…tadi pagi sekitar jam 10-an waktu jam dinding rumah saya, saya sempatkan buat nasgor biar perut ga terlalu kosong…karena perasaanku makin lama makin ga karuan…untuk itu kuputuskan pergi kewarnet buat numpahin segala rasa yg ada di benakku…

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.